Category: Kegiatan

  • Jadi Narasumber, Kepala BNN Nasional Bicara Aksi Strategis Pencegahan Narkoba, Implementasi Visi PresidenVisi Presiden

    Jadi Narasumber, Kepala BNN Nasional Bicara Aksi Strategis Pencegahan Narkoba, Implementasi Visi PresidenVisi Presiden

    Jakarta – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Suyudi Ario Seto, menjadi narasumber dalam kegiatan Career Day Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) DKI Jakarta ke-10. Komjen Suyudi berbicara aksi strategis untuk mendukung implementasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba.
    Kegiatan Career Day MGBK itu dilaksanakan di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026). Hadir dalam acara itu para pejabat utama BNN, Wakil Rektor UNJ Prof Ifan Iskandar hingga Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling DKI Jakarta, Mutmainah.

    Komjen Suyudi mengawali paparannya dengan mengutip filosofi Romawi Kuno ‘Mens Sana in Corpore Sano’ yang berarti di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Dia mengatakan hal itu merupakan fondasi utama bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan.

    Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Suyudi Ario Seto, menjadi narasumber dalam kegiatan Career Day Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Foto: Dok BNN RI
    Mantan Kapolda Banten itu kemudian menjelaskan mengenai visi besar Indonesia Emas 2045. Dia mengingatkan bonus demografi yang dimiliki Indonesia jangan sampai gagal dikelola sehingga berisiko terjebak dalam kategori negara middle income trap.

    Dalam konteks pengelolaan itu, Komjen Suyudi mengatakan bahwa Presiden Prabowo, melalui visi Asta Cita, telah menegaskan komitmen pemerintah dalam pemberantasan narkoba. Menurut dia, pemberantasan narkoba bukan sekadar isu kesehatan, melainkan bagian integral dari reformasi sistem hukum dan tata kelola pemerintahan.

    Komjen Suyudi mengutip survei prevalensi BNN bersama BNN bersama BPS dan BRIN pada 2025 terhadap 65.825 responden di 34 provinsi yang menyatakan bahwa angka prevalensi penyalahgunaan narkoba mencapai 2,11% atau setara 4,1 juta jiwa penduduk usia produktif. Data juga mencatat angka prevalensi ‘Pernah Pakai; (setidaknya satu kali seumur hidup) mencapai 2,77% atau setara 5,43 juta jiwa penduduk usia produktif, yang menunjukkan tingginya tingkat coba-coba di masyarakat.

    “Profil demografis pengguna didominasi oleh kelompok usia 25-49 tahun (60,77%), diikuti kelompok usia muda 15-24 tahun (22,27%), dan usia tua 50-64 tahun (16,96%). Usia rata-rata pertama kali mengonsumsi narkoba adalah 18 tahun untuk wilayah perkotaan (laki-laki) dan 22 tahun untuk perdesaan, sedangkan perempuan rata-rata memulai pada usia 20 tahun,” demikian keterangan tertulis dari BNN mengenai poin yang disampaikan Komjen Suyudi dalam acara Career Day MGBK, Rabu (14/1/2026).

    Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Suyudi Ario Seto, menjadi narasumber dalam kegiatan Career Day Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Foto: Dok BNN RI
    Komjen Suyudi menyampaikan sumber perolehan narkoba mayoritas mutlak berasal dari teman, dengan persentase 81,92% di perkotaan dan 70,75% di perdesaan. Sedangkan lokasi yang paling banyak digunakan untuk pertama kali mengonsumsi narkoba adalah di rumah, kamar kos, apartemen, kontrakan, asrama, dengan persentase mencapai 40,87%.

    “Strategi sindikat untuk menjerat korban adalah dengan memberikan narkoba secara gratis (70,86%) pada tahap awal; setelah korban ketagihan, mereka akan dipaksa membeli hingga melakukan kriminalitas seperti mencuri, menggadai barang, terjerat pinjol, atau menjadi kurir,” lanjut keterangan BNN.

    Komjen Suyudi prihatin sebab hanya sekitar 7% dari pengguna yang mau menjalani rehabilitasi. Hal itu akibat berbagai kendala seperti lokasi yang sulit dijangkau, biaya, ketidaktahuan, rasa takut, hingga rasa malu akibat sanksi sosial.

    Selain itu, Komjen Suyudi juga berbicara mengenai tantangan di era digital, di mana populasi muda sangat rentan terpapar transaksi narkoba online. Di samping itu, ada juga ancaman terbaru yang harus diwaspadai yaitu New Psychoactive Substances (NPS) yang dikemas ‘kekinian’.

    “Hasil uji laboratorium BNN terhadap 341 sampel cairan vape menemukan 23 sampel mengandung Etomidate, 11 sampel mengandung Synthetic Cannabinoid, dan 1 sampel mengandung Metamfetamina (Sabu),” imbuhnya.

    “Secara regulasi, berdasarkan Permenkes No. 15 Tahun 2025 yang berlaku sejak 28 November 2025, zat Etomidate kini resmi dikategorikan sebagai Narkotika Golongan II, sehingga pelaku penyalahgunaannya dapat dijerat dengan UU Narkotika,” sambungnya.

    Respons Strategis
    Komjen Suyudi lalu berbicara mengenai respons strategis BNN lewat gerakan Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak). Program tersebut, kata Suyudi menempatkan keluarga sebagai benteng pertahanan pertama dan utama.

    “Gerakan ini diperluas ke sektor pendidikan melalui kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) lewat program ‘Integrasi Kurikulum Anti Narkotika (IKAN)’ yang diimplementasikan dalam program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH). Program ini bertujuan membentuk Satgas Sekolah Bersinar dan memberdayakan peran Bapak/Ibu Guru, terutama Guru BK, sebagai ‘Guru Wali’ yang memiliki kepekaan tinggi dalam memantau interaksi siswa di sekolah,” paparnya.

  • Tim Trauma Healing Polri Bersama Relawan UI Hadir Bersama Warga Pascabanjir di Cilincing

    Tim Trauma Healing Polri Bersama Relawan UI Hadir Bersama Warga Pascabanjir di Cilincing

    Tim Trauma Healing Polri Bersama Relawan UI Hadir Bersama Warga Pascabanjir di Cilincing

    Jakarta Utara — Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (13/1/2026) berdampak pada ribuan warga dan memaksa mereka mengungsi ke berbagai titik aman. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 1.903 jiwa terdampak di tujuh kelurahan. Seiring surutnya air, para pengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing pada Selasa (14/1/2026) untuk membersihkan hunian dan menata kembali kehidupan sehari-hari.

    Di tengah proses pemulihan tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Biro SDM Polda Metro Jaya menghadirkan tim trauma healing bersama relawan mahasiswa Universitas Indonesia untuk mendampingi warga, Rabu (14/1/2026). Kehadiran ini difokuskan pada pemulihan psikologis masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu-ibu, yang masih merasakan dampak pascabanjir.

    Tim Psikologi SDM Polda Metro Jaya menyusuri lingkungan permukiman warga. Mereka menyapa para orang tua, mendengarkan cerita dan keluhan yang masih tersisa, serta mengajak anak-anak bermain agar suasana kembali terasa lebih ringan. Pendekatan yang sederhana dan dekat ini dilakukan agar warga merasa ditemani dalam melewati masa pemulihan.

    Dalam kegiatan tersebut, Polri turut mengajak relawan mahasiswa psikologi Universitas Indonesia yang tengah magang, yakni Belva Catalina Detalicia, Erinna Terta Magee, dan Sang Ayu Made Chanda Dewi Andika Putri, untuk membantu proses pendampingan langsung di lapangan.

     

    Pendampingan dilakukan melalui hal-hal yang dekat dengan keseharian warga. Selain berbincang dan bermain bersama anak-anak, tim juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar seperti handuk, selimut, makanan ringan, perlengkapan kebersihan, alat tulis sekolah, serta mainan anak-anak. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya meringankan beban warga yang baru kembali dari pengungsian.

    Kegiatan juga diisi dengan edukasi singkat bagi para ibu. Dalam suasana santai, psikolog Polri memperkenalkan sekaligus mempraktikkan teknik pernapasan 4-7-8, sebuah metode sederhana yang bertujuan membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Teknik ini diberikan agar para ibu memiliki cara mudah untuk meredakan ketegangan, stres, dan kelelahan yang kerap muncul akibat kondisi pascabanjir.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa kehadiran tim trauma healing merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan masyarakat terdampak mendapat pendampingan yang dibutuhkan.

    “Setelah banjir, yang tersisa bukan hanya kerusakan fisik, tetapi juga kelelahan dan rasa cemas. Karena itu, Polri hadir bersama warga, mendengarkan, dan mendampingi agar mereka merasa tidak sendiri serta dapat perlahan memulihkan diri,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.

    Salah satu relawan mahasiswa psikologi Universitas Indonesia, Belva Catalina Detalicia, mengungkapkan pengalamannya saat terjun langsung ke lapangan.

    “Ini menjadi pengalaman pertama bagi kami mendampingi warga terdampak banjir secara langsung. Ada rasa hangat ketika melihat anak-anak tersenyum, tetapi juga kesedihan saat melihat kondisi yang mereka hadapi. Interaksi langsung membuat empati kami semakin terasa,” tutur Belva.

    Ia menambahkan bahwa pendekatan sederhana justru membuat warga lebih terbuka.

    “Kami berbagi mainan, susu, camilan, kaos kaki, handuk, sikat gigi, dan roti. Kami juga mendampingi ibu-ibu dengan penyuluhan singkat, termasuk latihan pernapasan 4-7-8, agar mereka memiliki cara sederhana untuk menenangkan diri saat merasa lelah atau tertekan,” tambahnya.

    Menutup keterangannya, Kabidhumas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga pada fase pemulihan, agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal dengan kondisi psikologis yang lebih baik.

  • Dukung Program MBG, Polres Jakut Libatkan Tim Dokkes Pastikan Pemenuhan Gizi

    Dukung Program MBG, Polres Jakut Libatkan Tim Dokkes Pastikan Pemenuhan Gizi

    Jakarta – Polres Metro Jakarta Utara mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah pusat. Polres Jakut berkomitmen memastikan kebersihan hingga kandungan gizi menu MBG yang dibagikan.
    Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz saat kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, di Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) Polri Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Zulhas meninjau fasilitas, proses pengolahan makanan, hingga standar kebersihan dan keamanan pangan yang diterapkan di SPPG tersebut.

    “Kami telah melakukan pengecekan rutin dan menjaga kebersihan dan keamanan pada makanan yang akan dibagikan kepada anak-anak sekolah,” kata Kombes Erick Frendriz dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

    Polres Jakut juga terus melibatkan Tim Dokkes untuk memastikan kandungan gizi. Hal itu, menurut Erick, penting dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, termasuk keracunan.

    “Kami juga telah menyiapkan dari Tim Dokkes untuk melakukan pengecekan terhadap gizi makanan sebelum diberikan kepada anak sekolah agar dapat mengantisipasi kejadian atau insiden yang dapat membahayakan anak-anak sekolah,” jelasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Menko Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan mengapresiasi SPPG Polri Pegangsaan Dua. Zulhas menyebutkan SPPG Polri Pegangsaan Dua menjadi salah satu SPPG terbaik.

    “SPPG Polri Pegangsaan Dua ini sangat bagus dan dikelola secara profesional. Dari seluruh SPPG yang sudah saya kunjungi, tempat ini termasuk yang terbaik. Standarnya sangat tinggi, bersih, aman, dan lengkap,” kata Zulhas.

    “Pemantauan dan penjagaannya luar biasa. Ada pengecekan rutin, pengawasan gizi, dan kebersihan yang konsisten. Ini yang membuat saya yakin bahwa program ini bisa berjalan dengan zero insiden,” imbuhnya.

  • Alumni Akpol 2000 Perkuat Persaudaraan dan Bakti Negeri di Reuni Perak

    Alumni Akpol 2000 Perkuat Persaudaraan dan Bakti Negeri di Reuni Perak

    Alumni Akpol 2000 Perkuat Persaudaraan dan Bakti Negeri di Reuni Perak

    Foto: Alumni Akpol 2000 menggelar reuni perak ke-25 di Semarang, Jawa Tengah.

    Jakarta – Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 menggelar reuni yang ke-25 tahun. Reuni perak ini menjadi momentum para bhayangkara alumni Akpol 2000 untuk memperkuat persaudaraan dan pengabdian serta bakti kepada negeri.

    Ketua Angkatan (Ketua Batalyon) Sanika Satyawada dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perjalanan panjang yang telah terlewati.

    “Perjalanan 25 tahun ini membuktikan bahwa upaya tidak akan mengkhianati hasil. Namun, semua pencapaian ini tidak lepas dari doa dan kasih sayang orang tua, serta kesabaran istri dan anak-anak yang setia mendampingi dalam setiap penugasan,” ujar Ketua Paguyuban Akpol 2000 Kombes Budi Hermanto.

    Kombes Budi Hermanto menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Akpol dan para pengasuh yang telah membimbing mereka hingga berada di titik saat ini. Saat ini, Batalyon Sanika Satyawada tercatat memiliki 324 alumni, yang mana tiga di antaranya telah berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen), 291 Komisaris Besar (Kombes), dan 31 AKBP.

    Digelar di Kompleks Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Selasa (13/1/2026), keluarga besar Alumni Akpol Angkatan 2000, Batalyon Sanika Satyawada, menggelar perayaan reuni perak 25 tahun pengabdian. Dengan tajuk ‘Bersama untuk Negeri’, reuni ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi simbol kokohnya persaudaraan bhayangkara yang telah ditempa waktu selama seperempat abad.

    Reuni Perak ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seremoni. Sebagai bentuk syukur dan bakti almamater, Sanika Satyawada menggelar rangkaian kegiatan sosial, di antaranya bakti Kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatra, bakti Kesehatan bagi masyarakat, hingga doa bersama dan pemberian santunan bagi anak yatim.

    Alumni Akpol 2000 menggelar reuni perak ke-25 di Semarang, Jawa Tengah. (Foto: dok. Istimewa)

    “Kita tidak sedang berjalan cepat untuk sampai sendiri, tetapi kita ingin berjalan jauh bersama-sama. Reuni ini adalah pengingat bahwa semangat juang kita tidak pernah padam sejak pertama kali kita berdiri tegap di lapangan upacara ini,” imbuh Budi Hermanto.

    Rangkaian acara diawali dengan momen menyentuh saat seluruh hadirin menundukkan kepala sejenak. Doa dipanjatkan untuk para korban bencana alam yang tengah melanda wilayah Sumatra, serta penghormatan bagi rekan sejawat dan para pengasuh yang telah berpulang mendahului.

    Hadir dalam acara tersebut Gubernur Akpol Irjen Pol Midi Sismoko, Wakil Gubernur Akpol Brigjen Pol Taslim, serta sejumlah tokoh senior kepolisian seperti Komjen Pol (Purn) Drs. Gories Mere, dan jajaran perwira tinggi lainnya. Turut hadir juga Ketua Reuni Perak Akpol 2000 Kombes Pol Edi Sitepu dan panitia serta para alumni Akpol 2000.

    Gubernur Akpol, Irjen Pol Midi Sismoko, menyambut hangat kembalinya para alumni ke Bumi Sekipan. Momentum ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Sanika Satyawada untuk terus memberikan pengabdian terbaik sebagai Bhayangkara pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama, memperkuat komitmen bahwa meskipun tugas membawa mereka ke berbagai penjuru nusantara, nilai-nilai Sanika Satyawada akan tetap menjadi pengikat yang takkan lekang oleh waktu.

  • Layanan 110 Luar Biasa  Respons Cepat Aduan Warga Pingsan di Bekasi, Korban Dievakuasi

    Layanan 110 Luar Biasa  Respons Cepat Aduan Warga Pingsan di Bekasi, Korban Dievakuasi

    Seorang pria diduga sakit hingga pingsan seorang diri di Perum Citaville, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Polisi pun membantu mengevakuasi korban yang terkunci dalam rumah dengan cara mendobrak pintu.
    Dari video yang dilihat detikcom, Jumat (2/1/2026) tampak polisi mendapat laporan dari saudara korban melalui call center 110. Polisi pun bergegas mendatangi rumah korban.

    Tampak polisi mendobrak pintu rumah korban. Didapati korban tengah berbaring di kamarnya. Polisi akhirnya membawa korban ke rumah sakit.

    Dinarasikan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (31/12/2025) di Perum Citaville, Kabupaten Bekasi, Jabar. Korban mengalami gangguan pernapasan atau sesak napas.

    “Kami izin menjemput (saudaranya), Bu ya, saudara Ibu ya,” ujar polisi.

    “Iya, iya. Jadi saya sekarang ini disambung terus teleponnya ya, Pak,” ujar saudara korban.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas operator 110 bersama personel Bag Ops Polres Metro Bekasi segera mendatangi lokasi. Setibanya di rumah korban, petugas mendapati korban dalam kondisi pingsan di dalam kamar.

    “Petugas kemudian melakukan tindakan cepat dengan membawa korban ke Rumah Sakit Permata Keluarga untuk mendapatkan penanganan medis,” tulis caption Instagram @humaspolresmetrobekasi.

    Korban pun akhirnya bisa dievakuasi. Korban langsung mendapatkan perawatan dari pihak rumah sakit.

  • Wakapolri Pimpin Groundbreaking 436 SPPG Serentak, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Wakapolri Pimpin Groundbreaking 436 SPPG Serentak, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo memimpin pelaksanaan groundbreaking 436 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Bapak Kapolri terhadap program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari Program Astacita Presiden RI.

    Groundbreaking dipusatkan di SPPG Polda Metro Jaya, Cengkareng, Jakarta Barat, dan dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Metro Jaya, serta perwakilan kementerian terkait, Senin (29/12/2025).

     

    Komjen Pol Dedi mengatakan, pembangunan SPPG merupakan komitmen Kapolri untuk mengambil peran aktif dalam menyukseskan program makan bergizi gratis melalui penyediaan layanan pemenuhan gizi di berbagai daerah.

    “Hari ini Polri melaksanakan groundbreaking 436 SPPG secara serentak di seluruh Indonesia. Ini merupakan bagian dari target pembangunan total 1.147 unit SPPG Polri,” katanya kepada wartawan.

    Ia merinci, hingga saat ini sebanyak 331 unit SPPG telah beroperasi, 135 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 245 unit dalam tahap pembangunan dengan progres yang beragam. Sementara 436 unit lainnya resmi memasuki tahap pembangunan melalui kegiatan groundbreaking hari ini.

    Dari jumlah tersebut, terdapat 26 unit SPPG wilayah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) yang dibangun sebagai bentuk pemerataan layanan gizi. Pembangunan SPPG 3T ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 45 hari dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.

    Komjen Pol Dedi menambahkan, keberadaan SPPG Polri memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Dari 331 unit yang telah beroperasi, SPPG Polri mampu menyerap sekitar 57.100 tenaga kerja. Jika seluruh 1.147 unit SPPG Polri telah beroperasi, maka diperkirakan akan melayani sekitar 3,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

    Selain itu, seluruh SPPG Polri diwajibkan memenuhi standar ketat keamanan pangan, mulai dari sertifikasi higienis, halal, uji laboratorium air bersih, hingga pengelolaan limbah.

    “SPPG di Polda Metro Jaya ini menjadi salah satu prototipe ideal. Kapasitas produksinya mencapai 3.800 porsi per hari, melayani sekolah-sekolah serta ibu dan anak di sekitar lokasi,” ujarnya.

    Menurut Dedi, kehadiran SPPG Polri tidak hanya bertujuan menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM.

    “Multiplier effect-nya besar. Selain menyerap tenaga kerja, rantai pasok bahan pangan juga ikut menggerakkan ekonomi lokal,” pungkasnya.

  • Pilot dan Kru Helikopter Laksanakan Aksi Sosial Salurkan 145 Mushaf Al-Qur’an bagi Anak Korban Banjir Aceh Tamiang

    Pilot dan Kru Helikopter Laksanakan Aksi Sosial Salurkan 145 Mushaf Al-Qur’an bagi Anak Korban Banjir Aceh Tamiang

    Pilot Helikopter Polri Salurkan Ratusan Al-Qur’an untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
    .(Dok Humas Polri)

    Pilot dan kru Helikopter AW-169-3307 melakukan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan berupa 145 mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (22/12) sore.

    Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bima Patra tersebut menjadi momen emosional bagi para awak helikopter yang biasanya hanya terfokus pada logistik fisik di tengah situasi darurat pascabencana.

    Pembagian Al-Qur’an ini dipimpin oleh Komisaris Eko bersama kru helikopter. Bantuan tersebut merupakan amanah khusus dari seorang anggota Polda Sumatera Utara yang enggan disebutkan identitasnya untuk disalurkan kepada warga Aceh Tamiang, dengan prioritas utama bagi anak-anak.

    Inisiatif mulia ini lahir setelah adanya laporan dari personel Polri di lapangan yang melihat kondisi masjid dan musala kehilangan kitab suci akibat terendam banjir, serta keinginan kuat anak-anak di pengungsian untuk kembali mengaji.

    Eko menjelaskan bahwa dirinya merasa sangat terhormat dipercaya untuk menyampaikan bantuan spiritual tersebut. Menurutnya, informasi mengenai ketiadaan Al-Qur’an di lokasi bencana menjadi pendorong utama bagi donatur untuk mengirimkan bantuan ini guna mendukung kegiatan keagamaan di masa pemulihan.

    Penyaluran ini diharapkan dapat menjadi oase bagi anak-anak di tenda pengungsian yang selama ini terhambat aktivitas mengajinya akibat kehilangan perlengkapan ibadah.

    Sebagai pilot yang kerap bertugas dalam operasi kemanusiaan, Eko mengaku mendapatkan pengalaman batin yang berbeda dalam misi kali ini. Jika biasanya ia hanya melakukan prosedur drop bantuan tanpa mematikan mesin demi mengejar waktu dan mengantisipasi cuaca buruk, kali ini ia berkesempatan untuk turun dan berinteraksi langsung dengan warga.

    “Biasanya saya hanya melakukan drop bantuan tanpa mematikan mesin lalu langsung terbang lagi, namun kali ini saya bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat terdampak,” ungkapnya.

    Kegiatan distribusi Al-Qur’an ini diharapkan tidak hanya membantu secara materiil, tetapi juga memulihkan semangat spiritual masyarakat Aceh Tamiang dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.

    Dengan kembalinya aktivitas mengaji di lokasi-lokasi pengungsian dan masjid yang mulai dibersihkan, diharapkan stabilitas psikologis warga, terutama generasi muda, dapat segera pulih setelah diterjang musibah banjir besar

  • Kapolda Metro Jaya Tinjau Pospam dan Pantau Langsung Ibadah Natal di Jakarta

    Kapolda Metro Jaya Tinjau Pospam dan Pantau Langsung Ibadah Natal di Jakarta

    Beritamerdekaonline, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri turun langsung ke lapangan untuk meninjau sejumlah pos pengamanan (pospam) sekaligus memantau pelaksanaan ibadah Natal 2025.

    Langkah ini dilakukan guna memastikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025.

    Dalam kunjungannya, Kapolda mengecek secara detail kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, serta pola pengamanan di titik-titik strategis. Ia menegaskan seluruh jajaran harus siap siaga demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal maupun masyarakat yang beraktivitas selama masa libur.
    Sejumlah lokasi menjadi fokus peninjauan, di antaranya Pospam Melawai, Jakarta Selatan, serta monitoring ibadah Natal di Gereja St. Yohanes Penginjil, Kecamatan Kebayoran Baru.

    Pengecekan juga dilakukan di Pospam Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dan Pospam Kota Lama, Tamansari, Jakarta Barat.

    “Pengecekan ini untuk memastikan seluruh personel siap, pengamanan berjalan maksimal, dan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman dan khidmat,” ujar Kapolda di sela-sela kegiatan, Kamis, 25 Desember 2025.
    Pengamanan Natal dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan pendekatan preventif dan humanis. Upaya tersebut meliputi penjagaan ketat di tempat-tempat ibadah, patroli di pusat keramaian, hingga pengaturan arus lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.

    Kapolda Metro Jaya juga mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta terus memperkuat koordinasi lintas sektor demi memastikan situasi tetap kondusif.

    Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Operasi Lilin 2025, sehingga rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di Jakarta dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian. (@ms)

     

  • Polwan Polda Metro Dampingi Keluarga dan Korban Kecelakaan di SD Jakut

    Polwan Polda Metro Dampingi Keluarga dan Korban Kecelakaan di SD Jakut

    Polwan Polda Metro Dampingi Keluarga dan Korban Kecelakaan di SD Jakut

    Polwan Polda Metro memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga dan korban mobil MBG yang menabrak 20 korban di SDN Kalibaru 01 Pagi Cilincing. (dok. Istimewa)


    Jakarta – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya melalui Bagian Psikologi melakukan pendampingan terhadap keluarga dan para korban yang tertabrak mobil operasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara. Upaya ini dilakukan untuk memulihkan psikis korban dan keluarga pascakejadian.
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan fokus utama pendampingan psikologis adalah korban dan keluarga yang teridentifikasi mengalami syok dan kecemasan akut pasca-kejadian tersebut.

    “Pendampingan psikologi dilakukan kepada korban dan keluarga yang mengalami syok dan kecemasan akut,” ujar Kombes Budi, dalam keterangannya, Kamis (11/12/2025).

    Kegiatan psychological first aid (PFA) atau pendampingan psikososial kepada para korban dan keluarga ini menyasar korban dan keluarganya di RSUD Cilincing dan RSUD Koja di Jakarta Utara.

    Tim Psikolog yang dipimpin oleh IPDA Nur Cholidah, bersama tiga personel lainnya yang memiliki latar belakang psikologi, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mengakses korban dan keluarga.

    Dari hasil laporan yang disampaikan oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya, tercatat total 20 korban telah dievakuasi ke rumah sakit, dengan rincian 15 korban dibawa ke RSUD Cilincing dan 5 korban dengan luka berat dirawat di RSUD Koja.

    Budi Hermanto mengatakan upaya trauma healing dan pendampingan psikososial ini sejalan dengan pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri sehari sebelumnya, yang menjanjikan intervensi psikologis bagi seluruh siswa yang terdampak.

    Kegiatan PFA yang dilakukan tim psikolog Polri bertujuan untuk menstabilkan kondisi emosional korban dan keluarga di masa-masa kritis segera setelah insiden, membantu mereka mengelola reaksi stres akut, dan memberikan dukungan praktis.

    Seluruh rangkaian kegiatan pendampingan di kedua rumah sakit dilaporkan berjalan tertib, lancar, dan kondusif, menandai komitmen Polri dalam upaya presisi untuk memastikan pemulihan fisik dan mental para korban.

    Seperti diketahui, insiden mobil MBG menabrak belasan siswa dan guru di SDN Kalibaru 01 Pagi ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu para murid dan guru sedang berkumpul di tengah lapangan dan tiba-tiba datang mobil MBG menyelonong masuk menabrak pagar dan 20 korban.

  • Polda Metro Tangkap 3 Penghasut Rencanakan Aksi Rusuh, Sita Bom Molotov

    Polda Metro Tangkap 3 Penghasut Rencanakan Aksi Rusuh, Sita Bom Molotov

    Jakarta – Polda Metro Jaya menangkap tiga pria berinisial BDM, TSF, dan YM, yang diduga melakukan penghasutan kerusuhan di Jakarta. Mereka diduga menghasut massa melalui media sosial untuk melakukan kerusuhan pada Desember ini.
    “Pengancaman melalui media sosial, merencanakan aksi kerusuhan di wilayah DKI serta pembuatan bom molotov,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam konferensi pers, Senin (8/12/2025).


    Kasus ini terungkap berdasarkan patroli Direktorat Siber Polda Metro Jaya lalu ditindaklanjuti oleh Satgas Penegakan Hukum. Para tersangka diduga merencanakan dan mengajak untuk melakukan kerusuhan pada aksi unjuk rasa yang akan digelar di Jakarta pada bulan ini.

    “Polda Metro Jaya hadir dalam upaya penegakan hukum menjaga keteraturan sosial sehingga tindakan ini dilakukan gunanya untuk menciptakan rasa aman dan tertib di Polda Metro Jaya,” tuturnya.

    Wadir Siber Polda Metro Jaya AKBP Fian Yunus menambahkan, para tersangka ditangkap di tiga wilayah, yakni di Jakarta Pusat, Bekasi, dan Bandung. Polisi juga menyita barang bukti, termasuk bom molotov yang akan digunakan saat kerusuhan.

    “Rencana untuk membuat rusuh, ada beberapa molotov yang disiapkan untuk tujuan tersebut,” kata AKBP Fian.